Diamma.com – Awal ramadhan resmi ditetapkan pada Rabu 10 Juli
2013 sebagaimana yang telah disepakati dalam sidang Itsbat pada Senin
(08/07/2013) di Departemen Agama. Sidang tersebut dihadiri oleh Ketua
komisi VIII DPR RI, Pimpinan Ormas dan instansi terkait, undangan, dan
Duta Besar negara-negara sahabat.
Sidang ini memaparkan posisi pemerintah dalam konteks penyelenggaraan
sidang Itsbat untuk menentukan awal Ramadhan. Dalam hal ini, pemerintah
adalah pihak yang berhak membuat keputusan. Dalam paparan, Majelis
Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa secara astronomi posisi hilal
sudah jelas, yang menjadi persoalan adalah kriteria yang digunakan dalam
menentukan awal ramadhan.
Berdasarkan Fatwa MUI No. 2 tahun 2004 penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah dilakukan berdasarkan metode ru’yah dan hisab
oleh Pemerintah RI dan berlaku secara Nasional. Dan hal ini telah
dilakukan di setiap provinsi di Indonesia. Dari hasil laporan 36 orang
di 33 provinsi di Indonesia menyatakan bahwa hilal belum terlihat sampai
pada saat sidang berlangsung.
“Dari NASSA tinggi hilal adalah 0,39 derajat di Jakarta dan menurut pakar astronomi itu impossible.
Sehingga kami menetatpkan awal bulan Ramadhan adalah hari Rabu,” ungkap
Al Irsyad Islamiah, satu dari dua belas penanggap. Pihak Al Irsyad
Islamiah juga mengungkapkan bahwa meskipun ada perbedaan penilaian,
dihimbau bagi ormas lain untuk melihat pada persatuan umat islam yang
lebih penting.
Wakil Ketua Umum bidang eksternal Ormas Islam yang turut setuju pada
penetuan awal bulan Ramadhan menambahkan bahwa persoalan hanya pada
kriteria dan membutuhkan komunikasi yang intensif agar dapat mendapatkan
keputusan yang baik.
Sepuluh penanggap lainnya yakni Lembaga Persahabatan Umat Islam,
Pengurus besar Nahdatul Ulama, Sarekat Islam, Dewan Dakwah Islam,
Sekretaris Majelis Ulama PUI, Robitoh Alawiyah, pengurus besar
Alwasliyah, dan Ketua Umum Wahdah Islamiyah memiliki penilaian penetapan
awal bulan Ramadhan yang sama, sehingga Kementrian Agama sah menetapkan
awal Ramadhan jatuh pada 10 Juli 2013.
Reporter : Arimbi Puspita Ratri/Fotografer : Achmad Rafiqhttp://diamma.com/?p=12324

No comments:
Post a Comment